Digital Public Relations
by , 1 August 2014
1
Image Source: cbpr.me

Pernahkah PRiders mendengar istilah Digital Public Relations? Kalau belum, maka tidak ada salahnya ikuti ulasan pendek berikut. Digital berasal dari kata Digitus, yang dalam bahasa Yunani berarti jari-jemari. Jenis digital-pun beragam ada digital art, digital music, dan lain-lain.

Digital PR tidak jauh berbeda dengan PR Konvensional. Semuanya memerlukan kreasi untuk membuat pesan tersebar. Perbedaan paling mendasar adalah ranah yang digunakan. PR konvensional menggunakan media relations untuk menyebarluaskan konten, sementara Digital PR menggunakan internet untuk menyebarluaskan konten.

Nah, sekarang pertanyaannya, kenapa PR Konvensional harus berubah menjadi Digital PR? Perkembangan internet telah membantu penyebarluasan informasi secara cepat. Kehadiran internet telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, sehingga memudahkan PR untuk menyebarluaskan pesan yang ingin disampaikan.

Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang Digital PR? Tahap pertama yang harus dilakukan untuk menjadi seorang Digital PR adalah menjadi familiar dengan yang namanya media sosial, baik youtube, blog, twitter, fb, dan lainnya. Di sana PRiders akan menemui audience yang sudah siap menerima pesan yang akan disampaikan. Dengan pesan dan audience yang tepat, VOILA! viral-pun terjadi, dan pesan yang PRiders sampaikan akan membentuk jaringan pesan yang sambung-menyambung dari satu audience ke audience lainnya.

Lantas apa yang membuat pesan menjadi efektif? Langkah awal yang dilakukan adalah buatlah pesan sesuai dengan audience. Buatlah # (hashtag) tertentu yang menarik audience untuk berpartisipasi dalam penyebaran pesan.

Selanjutnya, seberapa jauh pesan tersampaikan? Seorang Digital PR akan menggunakan beberapa tools untuk mengukur pesan yang telah disebarkan. Pengukuran bisa dilakukan dengan search # (hashtag) yang telah disebarluaskan. Banyak sekali tools yang bisa digunakan secara GRATIS. Ingat, PR bukan hanya tentang penyebarluasan pesan melainkan juga perihal monitoring. Dalam sesi selanjutnya, akan dijelaskan mengenai media monitoring.

Sampai bertemu di artikel lainnya, PRiders ! ;) <MG>

Image Source: cbpr.me