Allianz Indonesia Tingkatkan Pencapaian, Taklukan Tantangan Usaha di 2014
by , 11 May 2015
0
Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Joachim Wessling (kanan) tengah berbincang dengan Wakil Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia, Wiyono Sutioso

Berdasarkan siaran pers yang diterima oleh redaksi PRide, tahun 2014 lalu Allianz Indonesia berhasil membukukan kinerja keuangan yang meningkat dengan mencatat Pendapatan Premi Bruto (Gross Written Premium/GWP) Gabungan (dari lini usaha asuransi jiwa dan umum) sebesar Rp 10,84 triliun, atau meningkat sebesar 19,6% dari Rp 9,07 triliun di tahun 2013.

Total aset gabungan juga mengalami peningkatan sebesar 25% dari Rp 23 triliun di tahun 2013 menjadi Rp 28,7 triliun di tahun 2014. Sementara itu, laba bersih perusahaan tumbuh 62% menjadi Rp 843 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 519 miliar.

“Tahun 2014 jelas merupakan tahun yang penuh tantangan bagi kami, namun dengan berbekal strategi usaha yang bertumpu pada kekuatan kanal multi-distribusi dan penguatan sisi operasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kami berhasil melaluinya dengan sangat baik. Tentunya kami sangat mengapresiasi kepercayaan dari para nasabah dan mitra bisnis yang menjadikan kami mitra terpercaya mereka dalam memenuhi kebutuhan asuransi,” ujar Joachim Wessling Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia.

Kinerja keuangan yang positif ini tidak lepas dari kinerja memuaskan yang dikontribusikan oleh dua kanal distribusi yang dimiliki perusahaan yaitu keagenan dan pemasaran melalui bank (bancassurance). Untuk tahun 2014, jalur distribusi keagenan memberikan kontribusi sebesar 28% dari total GWP Allianz Life. Sementara itu, jalur distribusi bancassurance tetap merupakan kontributor terbesar dengan 59% dari total GWP, atau setara dengan Rp 5,7 triliun.

“Serangkaian hasil yang positif ini merupakan buah dari strategi jangka panjang yang telah kami terapkan sejak 4 tahun lalu. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata per tahun pertumbuhan jumlah GWP kami selama 3 tahun terakhir sejak 2011 sebesar +13%. Sementara itu, nasabah tetap menjadi prioritas kami dalam melakukan berbagai inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan dari layanan yang kami berikan. Prestasi ini menginspirasi kami untuk bekerja lebih baik dan memberikan lebih banyak value kepada mereka,” ungkap Joachim.

Allianz Utama: Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah Perusahaan

Tahun 2014 merupakan momentum penting bagi  Allianz Utama. Untuk kali pertama semenjak perusahaan didirikan pada tahun 1989, perusahaan berhasil membukukan GWP sebesar Rp 1,14 triliun, atau tumbuh sebesar 77% dibandingkan tahun 2013. Pertumbuhan ini juga mendorong peningkatan laba operasional perusahaan menjadi Rp 37,7 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 11,1 miliar. Upaya restrukturisasi perusahaan yang dilakukan semenjak mengalami kerugian pada tahun 2012 dengan meningkatkan disiplin underwriting dan penyeleksian risiko memberikan hasil yang positif. Hal ini terlihat dengan menurunnya angka rasio gabungan sebesar 10%p dari sebelumnya sebesar 113% menjadi 103% di tahun 2014.

Di tahun 2014 ini, lini bisnis komersial menunjukkan pertumbuhan sebesar 95%, sedangkan lini bisnis ritel tumbuh sebesar 36%. Pertumbuhan dari segmen ritel didorong oleh melonjaknya porsi bisnis yang dibukukan oleh produk Kecelakaan Diri (Personal Accident/PA), Kesehatan dan Asuransi perjalanan yang mencapai 26% terhadap total GWP perusahaan.

“Kinerja yang baik ini tidak lepas dari keberhasilan kami untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Di samping itu, dukungan dan komitmen Grup Allianz terhadap lini usaha asuransi kerugian di Indonesia sangat besar, sehingga memberikan kepercayaan yang lebih kepada para nasabah kami. Berkat hal tersebut, selain memperoleh kembali kepercayaan dari nasabah-nasabah kami sebelumnya, tahun lalu kami juga berhasil melakukan beberapa kerja sama strategis yang sangat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja keuangan perusahaan,” ujar Wiyono Sutioso, Wakil Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia merujuk kepada serangkaian kerja sama strategis dengan Garuda Indonesia, Panorama Tours dan RajaKarcis.com yang dilakukan di tahun 2014.

Peningkatan pencapaian yang terjadi dalam Allianz tentu bisa menjadi salah satu tolak ukur positif bagi Brand untuk selalu meningkatkan kinerja perusahaan, terutama dalam selalu memberikan inovasi dalam meningkatkan produktivitas. Keberhasilan yang dicapai perusahaan sudah pasti berdampak pada tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk/jasa yang ditawarkan. Dengan adanya komitmen kuat perusahaan, tentu hal seperti ini dapat tercapai tidak hanya bagi perusahaan Asuransi, tapi juga industri lainnya.

Sumber gambar: Infobanknews.com