Peran Komunitas Terhadap Persaingan Bisnis Otomotif
by , 12 January 2016
0
Komunitas Toyota

Persaingan antar perusahaan di sektor otomotif saat ini semakin ketat. Strategi yang inovatif sangat perlu dilakukan agar mampu bertahan lama dan bersaing dengan kompetitor. Sudah semestinya perusahaan otomotif tidak hanya memusatkan perhatiannya pada produk dan produsen, tetapi juga memusatkan perhatian terhadap konsumen yang telah menaruh loyalitas dan kepercayaan pada perusahaan otomotif tersebut.

Loyalitas yang telah didapat perusahaan dari konsumennya merupakan hal yang lebih sulit, dibanding mendapatkan kepuasan konsumen. Dalam mempertahankan loyalitas konsumen terhadap sebuah produk bisa dilakukan melalui word of mouth, terutama dari konsumen itu sendiri. Biasanya kegiatan interaksi dan membina hubungan baik dengan komunitas sebuah perusahaan, organisasi atau brand tertentu dikenal dengan istilah brand community. Brand community dapat terbentuk dari inisiatif konsumen atau sengaja dibentuk perusahaan produk, dengan tujuan sebagai media pendekatan untuk berinteraksi langsung dengan konsumennya.

Manfaat dari adanya brand community ini adalah perusahaan sudah memiliki konsumen tetap, karena biasanya konsumen yang telah tergabung dalam komunitas biasanya merupakan konsumen loyal. Selanjutnya, perusahaan yang dapat menjalin hubungan baik dengan komunitas memiliki akses lebih mudah dalam memperoleh kesan, kritik, ataupun saran saat melakukan uji kepuasan konsumen terhadap kualitas produk. Brand community juga dapat dijadikan sebagai media promosi perusahaan melalui event yang digelar bersama dengan komunitas. Promosi yang dilakukan melalui brand community cukup efektif, hal tersebut dikarenakan proses pertukaran informasi yang cepat terlebih ketika didukung teknologi yang menghasilkan word of mouth. Anggota komunitas yang loyal pun akan sangat kompak sehingga biasanya bersikap positif untuk produk. Sehingga citra positif suatu produk pun dapat terbentuk.

Seperti yang dilakukan beberapa perusahaan otomotif di Indonesia yang telah mampu menjalin hubungan baik dengan komunitas, salah satunya adalah Toyota Astra Motor (TAM). Selaku produsen, TAM tidak hanya menganggap komunitas sebagai konsumen, tetapi juga sebagai mitra. Antara komunitas dengan produsen saling mendukung, tidak hanya produsen yang diuntungkan dengan adanya komunitas, tetapi komunitas juga mendapat dukungan dari produsen setiap mengadakan event. Selain itu, TAM juga biasanya memprioritaskan komunitas untuk menghadiri launching produk terbaru Toyota, hal tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang telah diberikan oleh komunitas kepada produsen selama ini. Saat ini Toyota telah membentuk community development untuk menaungi Toyota Owner Club (TOC) yang telah berkembang menjadi 16 komunitas, diantaranya AXIC, ALTIC, GCC, IC, ID42NER, IKC, ISC, TAC, TERUCI, TEVCI, TKCI, TSC, TSVC, TVCI, TYCI, dan Velozity.

Namun pada kenyataannya, masih banyak perusahaan yang belum menyadari pentingnya menjalin hubungan baik dengan komunitas. Padahal keuntungan perusahaan jika dapat membina komunitas menjadi komunitas yang produktif tentu bisa berpengaruh terhadap citra bahkan revenue perusahaan.

Penulis:

Thea Rahmani

Mahasiswa Ilmu Komunikasi

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Sumber gambar: Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>