Mengenal Elevator Pitch dan Pentingnya dalam Dunia Bisnis
by , 31 July 2015
0
shiftsuite(dot)com

Pernahkah PRiders secara tidak disengaja bersama dengan senior atau atasan kita di dalam lift yang sama? Jika hal itu terjadi, apa yang PRiders lakukan?

Ilene Rosenzweig dan Michael Caruso menggagas sebuah konsep yang dinamakan Elevator Pitch. Konsep ini merefleksikan situasi di mana kita berada di dalam lift bersama dengan orang lain selama 30 detik hingga 2 menit, dan dalam waktu yang singkat tersebut, kita mampu untuk menarik perhatian orang tersebut melalui sebuah percakapan. Jika percakapan tersebut mampu menarik perhatian lawan bicara, maka akan berpotensi memunculkan percakapan-percakapan baru setelah keluar dari lift, bertukar kartu nama dan bisa juga kemudian merencanakan pertemuann berikutnya.

Konsep Elevator Pitch ini sering disarankan untuk digunakan dalam menyampaikan ide-ide dalam waktu singkat. Namun, bagaimana caranya ide itu disampaikan sekaligus tetap menjaga perhatian audiens? Yang perlu diperhatikan, kemas penjelasan dengan singkat, jelas dan padat.

Elevator-Pitch1

Elevator Pitch

Bplans mengemukakan 7 poin utama yang dibutuhkan untuk merangkai elevator pitch yang sempurna, yaitu:

  1. Masalah; Jelaskan masalah yang dihadapi oleh konsumen. Produk tidak mempunyai nilai yang layak jika tidak mampu membantu memecahkan masalah yang dihadapi.
  2. Solusi; Setelah kita mengindentifikasi masalah di pasar, pastikan produk kita mampu memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi, bukan menciptakan masalah baru.
  3. Target Pasar; Ceritakan tentang pasar yang ditargetkan, siapa saja yang mengalami kendala-kendala, yang membutuhkan produk kita, serta berapa banyak potensi konsumen dan pengeluaran mereka.
  4. Kompetisi; Ceritakan apa yang membuat bisnis kita unik dan berbeda dengan kompetitor sehingga konsumen memilihnya. Fokus untuk mengembangkannya menjadi nilai-nilai yang tidak dimiliki oleh kompetitor.
  5. Tim anda; Jelaskan mengapa kita dan tim kita mampu untuk mewujudkan cita-cita.
  6. Ringkasan finansial; Gabungkan perkiraan penjualan dengan biaya yang dihabiskan sehingga keuntungan bisa diperhitungkan. Yang terpenting adalah orang lain mampu untuk mengetahui bahwa usaha anda dapat mendatangkan keuntungan
  7. Pencapaian; Jelaskan tentang target dan rencana untuk mencapai target tersebut. Jelaskan juga tentang pencapaian-pencapaian kita. Dengan demikian,calon investor bisa mengetahui tentang kita anda di pasar.

Sumber gambar: katapult.co.uk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>