Content Management dan Personalitas di Media Sosial
by , 22 May 2015
0
image

Bagi brand atau public figure, kehadiran di media sosial menjadi penting guna berinteraksi dengan konsumen ataupun penggemar. Sama halnya dengan sosok-sosok penting di pemerintahan. Kebutuhan untuk berinteraksi dengan masyarakat pengguna internet juga berlangsung di media sosial, atas dasar itulah banyak pelaku politik bahkan pemangku kepentingan di pemerintahan terjun di media sosial, termasuk presiden.

Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengejutkan publik dengan berkicau dengan menggunakan akun baru yaitu @POTUS (singkatan dari President of United State of America) yang diklaim dikelola secara langsung oleh sang presiden. Tidak hanya orang nomor satu di Amerika tersebut, sang istri Michelle Obama juga mempunyai akun baru @FLOTUS (singkatan dari First Lady of United States).

 Berbicara tentang presiden, sebelumnya Barack Obama sudah mempunyai akun resmi dengan namanya sendiri @BarackObama yang sudah aktif sejak 2007. Jumlah pengguna twitter yang mengikuti akun tersebut juga sangat banyak yaitu 59,4 juta. Lantas apa yang membedakan akun tersebut dengan akun terbaru?

 Content Management

Dalam pengelolaan media sosial public figure, pada umumnya diperlukan content management atau pengelolaan isi. Content management secara singkat berfungsi untuk mengatur alur pesan, pengemasan pesan, serta pola interaksi yang bertujuan untuk memastikan tujuan pesan tersebut dapat ditangkap dengan lebih mudah oleh audiens.

 Public figure sering memilih untuk menggunakan dedicated team dalam pengelolaan isi guna memastikan bahwa akun media sosial mereka tetap eksis. Tidak terkecuali dengan Barack Obama. Pada akun @BarackObama, seperti yang tercantum, dikelola oleh Organizing For Action, sebuah organisasi yang mendukung kampanye Obama pada tahun 2012 silam. Untuk kicauan dari Obama sendiri kemudian ditandai dengan “–bo”.

 Personalitas

Pemanfaatan dedicated team untuk content management memang diperlukan, akan tetapi jika contentnya didominasi oleh kicauan dari tim, bagaimana dengan sisi personal yang ingin ditampilkan ke publik?

 Keterangan dari blog resmi White House setidaknya menjawab pertanyaan tersebut

The @POTUS Twitter account will serve as a new way for President Obama to engage directly with the American people, with tweets coming exclusively from him. President Obama is committed to making his Administration the most open and participatory in history, and @POTUS will give Americans a new venue to engage on the issues that matter most to them

 Upaya Obama untuk berhubungan langsung dengan publik tentu ingin memperlihatkan autentisitas, kedekatan dan kesediaannya untuk mendengar aspirasi publik. Dengan menggunakan akun pribadi, publik terutama penduduk Amerika tentu semakin percaya dan yakin pada saat menyampaikan aspirasi dibandingkan dengan menujukan aspirasi mereka ke akun yang dikelola oleh dedicated team.

 Disamping untuk mendengar aspirasi, pesan yang disampaikan langsung oleh Obama tentu lebih kuat daripada disampaikan oleh dedicated team-nya. Ini menjadi penting untuk menyampaikan pesan dan mengumpulkan dukungan publik terkait dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh sang presiden.

 Isi dari akun media sosial tentu bisa langsung dikelola oleh pemilik akun sekaligus tidak meninggalkan sisi personalitas. Agar dengan baik melakukannya, pemilik akun termasuk para pemangku kepentingan di pemerintahan harus mengerti tentang penggunaan media sosial dan yang tidak kalah penting, kesediaan untuk memanfaatkan waktu untuk menggunakan media sosial.

Sumber gambar: ctvnews.ca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>