3 Hal yang Harus Dilakukan Konsultan dalam Menyiapkan Penanganan Krisis
by , 28 May 2015
0
135_Crisis-Communications-What-does-it-really-mean-

Krisis bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu. Sabagai konsultan PR, kita harus siap kapanpun klien meminta bantuan untuk penanganan krisis. “Jika tidak, agency harus siap bahwa klien akan pergi dan meminta bantuan ke pihak lain,“ ujar Joan Gladstone, CEO dari Gladstone International, agency PR yang khusus melayani penanganan krisis. Untuk mengantisipasi perginya klien ataupaun menambah klien baru dalam layanan penanganan krisis, ia memaparkan tiga langkah strategis berikut ini.

  1. Siapkan nama-nama konsultan yang punya kemampuan menangani krisis

Terkadang waktu terjadinya krisis tidak diduga. Tim yang kita miliki pun terkadang berhalangan untuk membantu menangani krisis. Untuk itu, penting bagi kita untuk memiliki beberapa list nama yang berisi para pakar penanganan krisis. Mereka tidak harus selalu kita bayar secara full-time. Kita cukup menggunakan jasa mereka di saat klien membutuhkan pendampingan yang sifatnya mendadak. Merekapun tidak perlu berkantor di tempat kita, karena faktanya 95% pemberian saran mengenai penanganan krisis dilakukan via telepon dan email.

  1. Tawarkan layanan konsultansi on call.

Meyakinkan klien untuk membeli layanan konsultansi penuh yang membutuhkan pembayaran rutin setiap bulannya ternyata cukup sulit dilakukan. Mereka belum tentu merasa butuh layanan ini. Untuk itu, agency PR sebaiknya menawarkan diri untuk memberi layanan konsultasi dengan kontrak on-call. Sehingga sewaktu-waktu terjadi krisis, klien bisa langsung menghubungi kita. Untuk layanan ini, agency tetap harus melakukan pertemuan berkala untuk membahas isu-isu yang berkembang serta menyiapkan beberapa perencanaan dan strategi.

  1. Rutin menyebarkan tulisan

Cara menawarkan diri paling baik untuk memberikan konsultansi adalah dengan menjadi top of mind bagi orang-orang di perusahaan. Untuk menjadi top of mind bagi para calon klien ini, kita harus rutin ‘menonjolkan’ kemampuan kita, misalnya melalui tulisan. Kita bisa membuat berbagai tulisan dan ulasan mengenai berbagai case study. Sehingga ketika para calon klien ini mencari pakar penanganan krisis, mereka akan langsung merujuk kepada kita.

Sumber gambar: starmark.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>