Viral Video Mulai Menggeser TVC, Benarkah?
by , 2 April 2015
0
aadc line

Belakangan persaingan brand semakin terlihat dengan munculnya beragam kampanye untuk mempromosikan produk dan layanan mereka. Kampanye yang dilakukan pun dilakukan dari berbagai lini baik secara offline maupun online. Kampanye pun dikemas dengan berbagai kegiatan menarik mulai dari membuat event kreatif, kampanye yang terintegrasi dengan digital serta penggunaan brand endorser untuk memperkuat pesan yang disampaikan.

Satu hal yang menarik dalam penggunaan brand endorser, dulu orang menggunakannya untuk menjadi model iklan baik di media cetak maupun iklan di media elektronik. Banyak brand yang berlomba-lomba meningkatkan promosi mereka dengan bekerjasama dengan public figure yang wajahnya terpampang di berbagai iklan TVC mereka, bahkan bukan tidak mungkin brand endorser tersebut diikutsertakan dalam kegiatan offline.

Belakangan, TVC tidak lagi menjadi pilihan utama bagi brand untuk mempromosikan produk mereka. Dengan maraknya perkembangan dunia digital dan semakin meningkatnya antusias masyarakat terhadap media sosial, brand pun mulai menggeser strategi promosi mereka melalui dunia digital. Sebelumnya brand menghabiskan dana ratusan juta hingga milyaran rupiah dengan pembuatan iklan TVC yang dananya pun belum termasuk pemasangan TVC tersebut di media elektronik seperti TV. Hal ini membuat brand merogoh kocek yang sangat besar untuk membuat satu buah TVC.

Kini metode promosi murah meriah menggunakan tools digital marak digunakan. Di Indonesia belakangan pengguna media sosial ramai memperbincangkan mengenai “Reuni Pemeran Film Ada Apa Dengan Cinta (AADC)”, ternyata ini adalah metode Digital Campaign dari Line Indonesia yang mengeluarkan short movie bertema “Reuni”. Video yang ditampilkan di akun resmi youtube Line Indonesia ini dalam waktu singkat menyentuh jutaan viewers. Tidak hanya menuai sukses dengan short movie “Reuni AADC”, Line Indonesia pun menghadirkan serial short movie “Nic & Mar” yang hadir di youtube setiap Kamis-Jumat. Video ini pun menjadi momen yang ditunggu oleh para pengguna media sosial. Menghadirkan Nicolas Saputra dan Mariana Renata sebagai pemeran utama, menunjang ketertarikan besar bagi pengguna media sosial untuk menunggu kelanjutan short movie tersebut setiap episodenya.

Tidak hanya Line, Chevrolet Indonesia pun pernah membuat serial short movie yang juga diunggah di akun youtube resminya. Bertajuk “Keluarga Chevrolet, Everything Together”, Chevrolet menghadirkan cerita keluarga yang menyentuh perasaan. Dengan menggunakan istilah Webisodes, video Chevrolet ini hadir dalam 4 episode dan menuai banyak viewers. Di lain kesempatan, LUX Indonesia juga membuat video yang berupa short movie bertajuk “Unforgettable Girl Story – LUX Forever Collection” menghadirkan Reza Rahadian, Ashraff Sinclair dan Marissa Nasution sebagai pemeran utama. Video yang diunggah di Youtube ini pun menyentuh hingga 5 juta viewers.

Tidak mau ketinggalan untuk meraih kesuksesan seperti brand lain, Molto Indonesia juga menghadirkan short movie yang menampilkan Joe Taslim beserta Istri menjadi pemeran utama dalam video bertajuk “Impressions of your Fragrance”. Dalam hitungan dua hari sejak diunggah tanggal 31 Maret 2015 di akun Youtube resmi Molto Indonesia, video ini telah menuai cukup banyak viewers.

Melihat banyaknya brand yang berlomba membuat short movie dan diunggah di akun Youtube tentu menimbulkan pertanyaan. Akankah Viral Video digital menggeser peran TVC dalam melakukan promosi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.