Pentingkah Stakeholder Mapping?
by , 10 March 2015
0
inter-growth.com

Dalam sebuah perusahaan atau organisasi, menjalin komunikasi dengan para stakeholder merupakan hal yang penting. Kesalahan dalam mengelola komunikasi dengan para stakeholders dapat berakibat fatal bagi perusahaan atau organisasi. Dampak yang mungkin terjadi adalah para stakeholder sangat mungkin bereaksi cepat menanggapi apa yang terjadi, bahkan bukan tidak mungkin reaksi negative yang ditimbulkan. Dampak ini bisa bertambah dengan terbukanya sumber informasi saat ini. Melalui media massa dan media sosial, memungkinkan para stakeholder dapat mengakses dengan cepat informasi yang sedang berkembang terhadap sebuah perusahaan atau organisasi.

Mengingat krusialnya peran stakeholder tersebut, seorang praktisi Public Relations (PR) perlu menyusun perencanaan yang tepat dalam menyampaikan pesan atau pun mengantisipasi berkembangnya issue negatif yang berpotensi menjatuhkan reputasi perusahaan atau organisasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan salah satunya melalui aktivitas stakeholder management agar arus informasi yang sampai dapat terakomodir dengan baik.

 Namun dalam melakukan aktivitas stakeholder management tersebut seorang PR perlu mengidentifikasi terlebih dahulu siapa dan bagaimana karakteristik stakeholder melalui pemetaan stakeholder yang biasa dikenal dengan stakeholder mapping. Pemetaan dan analisa stakeholder merupakan cara untuk memperoleh pemahaman mengenai siapa saja para stakeholder yang terlibat dalam aktivitas komunikasi perusahaan atau organisasi. Dengan pemahaman melalui pemetaan tersebut akan diketahui peran dan kontribusi potensial mereka yang menjadi dasar dari keberhasilan dalam komunikasi.

 Secara umum praktek pemetaan stakeholder diawali dengan mengidentifikasi siapa saja pihak yang berkepentingan dan berpengaruh terhadap organisasi atau program yang diusulkan. Langkah berikutnya ialah mengembangkan pemahaman secara komprehensif tentang stakeholder agar kita mengetahui bagaimana respon mereka sehingga kita bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk menyampaikan pesan secara baik kepada stakeholder terkait.

Setelah kita melakukan analisis dengan menggunakan metode stakeholder mapping ini, susunlah perencanaan untuk menentukan strategi dengan melibatkan para stakeholders. Jika para stakeholders merespon positif terhadap kegiatan kita, hal ini tentu akan menghasilkan dampak positif bagi perusahaan/organisasi kita. Bagaimana, PRiders? Pernahkah anda melakukan stakeholder mapping sebelum membuat strategi?

Sumber gambar:

inter-growth.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>