Apa yang Dilakukan Provider Telekomunikasi untuk Mendapatkan Perhatian Publik?
by , 26 March 2015
0
?????????

Pengguna ponsel di Indonesia tumbuh pesat dalam dua tahun terakhir ini. Walaupun mencatat peningkatan jumlah pelanggan (pengguna nomor sim-card yang aktif), namun nilai pendapatan di industri operator seluler tidak mengikuti pertambahan jumlah penggunanya. Hal tersebut mendorong penyedia layanan telekomunikasi untuk melakukan berbagai strategi bisnis untuk meraih loyalitas pelanggan.

Persaingan yang semakin ketat memacu perusahaan layanan telekomunikasi melakukan langkah strategi pengembangan usaha dengan perkuatan layanan bisnis digital serta beragam inovasi layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Operator telekomunikasi harus memperluas jenis layanan dari layanan seluler dan data, ke layanan nilai tambah (value added service).

?????????

Saat ini operator telekomunikasi berlomba-lomba membidik layanan yang dikenal dengan solusi M2M (Machine to Machine) sebagai strategi antisipasi terhadap pasar yang jenuh dan ketatnya persaingan industri telekomunikasi. Sedangkan untuk segmen kecepatan layanan data, operator berlomba-lomba berinvestasi untuk layanan jaringan teknologi generasi keempat Long Term Evolution (LTE) atau dikenal dengan layanan 4G LTE.

Dalam riset yang dilakukan oleh Divisi Riset dan Media Monitoring AsiaPR pada periode 15 Januari – 16 Februari 2015 berdasarkan monitoring media cetak di 34 provinsi di Indonesia provider telekomunikasi yang paling banyak muncul dalam pemberitaan adalah Indosat, diikuti oleh Telkomsel & Telkom, XL, dan yang paling sedikit muncul adalah Hutchinson 3 Indonesia. Dari riset tersebut juga dapat diketahui berbagai strategi inovasi yang dilakukan provider Indosat, Telkomsel & Tekom, serta XL untuk mendapatkan perhatian dari pelanggannya.

Ada berbagai macam inovasi yang dilakukan Indosat untuk meningkatkan dan meraih loyalitas pelanggannya.  Untuk menyasar segmen pebisnis Indosat meluncurkan 10 solusi Machine to Machine (M2M) dari hulu ke hilir yang akan dilakukan selama 2015, meluncurkan paket bundling yang mendukung mobilitas pebisnis memberikan layanan kepada pelanggan. Indosat melakukan penandatanganan MOU dengan MNC mendukung komunikasi bisnis untuk karyawan MNC dengan paket komunikasi bisnis PRO dan layanan Dompetku untuk memberikan kemudahan bertransaksi melalui perangkat handset. Selain itu, Indosat menghadirkan layanan SMS dan Call Pintar yang menjadi solusi di tengah maraknya SMS yang berisi berbagai penawaran dan panggilan yang tidak diinginkan. Setelah memodernisasi jaringan seluler di 23 kota seluruh Indonesia, indosat menghadirkan layanan internet berkecepatan hingga  42 megabit per detik di Makassar, Sulawesi Selatan. Untuk memfasilitasi trend penggunaan gadget saat ini Indosat menghadirkan layanan video dan live streaming langsung dari ponsel yang diyakini mampu menambah jumlah pelanggan barunya tahun ini.

Sementara pemberitaan mengenai Telkomsel tertuju pada kesiapan dalam layanan 4G LTE. Untuk semakin mempopulerkan layanan Telkomsel 4G LTE, setelah Jakarta, Telkomsel menyelenggarakan Carnival pada 23-24 Januari 2015 di Bali. Acara ini merupakan upaya Telkomsel mengedukasi publik mengenai layanan 4G LTE terutama bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Dalam engagement dengan pelanggan, apresiasi telkomsel terhadap pelanggan terbilang luar biasa. Dalam acara “Pengundian Pesta Akhir Tahun”, operator seluler terbesar di Indonesia ini menghadiahi pelanggan dengan 3 unit BMW serta ratusan ponsel pintar. Sedangkan Telkomsel Batam memberikan hadiah kepada dua orang di Batam sebagai pemenang program Telkomsel Balapan Poin khusus untuk area Sumatera. Selain itu Telkomsel juga memberikan diskon khusus bagi pelanggan yang melakukan pembayaran pesan makan online di situs atau aplikasi FoodPanda dengan menggunakan T-Cash. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) meluncurkan layanan terbaru yang merupakan paket bundling triple play (service and infrastructure convergence) bernama IndiHome. IndiHome menawarkan tiga jenis layanan yaitu sambungan internet kecepatan tinggi via jaringan serat optic sampai ke rumah atau dikenal dengan sebutan Fiber To The Home (FTTH), IPTV/ useeTV dan telepon rumah.

Pada tahun 2015 ini XL siap berkomitmen mendukung pengembangan daerah tertinggal sebagai wujud kontribusi untuk memajukan Indonesia. Daerah yang menjadi target XL adalah Sulawesi dan Kalimantan dengan menargetkan pertumbuhan pelanggan hingga 25% pada 2015 ini. PT XL Axiata Tbk (XL) operator kedua terbesar di Indonesia ini menyerahkan donasi XL Asuransi Peduli dan SMS Donasi XL kepada korban longsor Banjarnegara dan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Pada tahun ini XL akan fokus melakukan langkah perubahan dan strategi pengembangan usaha termasuk investasi untuk layanan 4G LTE.

Dari riset ini dapat diketahui bahwa strategi yang dilakukan Indosat adalah melalui inovasi produk, sedangkan Telkomsel, selain menciptakan inovasi juga gencar melakukan engagement dengan pelanggan, sementara XL dengan melakukan perluasan jaringan ke daerah terpencil. Sebagai brand yang paling sedikit mendapatkan mention dalam pemberitaan, Hutchinson 3 Indonesia harus gencar mempublikasikan layanan dan dan terus melakukan inovasi guna menyeimbangi pertumbuhan bisnis provider lainnya dan dalam meraih loyalitas pelanggannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>